Web
Analytics Made Easy - StatCounter
Lulusan Tercepat Program Studi Teknik Mesin Pertanian dan Pangan | Departemen Teknik Mesin & Biosistem Institut Pertanian Bogor

Diang Sagita (NIM F151160081) telah dinyatakan lulus dalam Ujian Tesis pada hari Senin tanggal 2 April 2018. Mahasiswa Program Studi S2 Teknik Mesin Pertanian dan Pangan (TMP) Departemen Teknik Mesin dan Biosistem ini telah berhasil menyelesaikan Tesisnya dengan judul Pengembangan Unit Penanam Benih Kedelai Tipe Vakum dan Pemupuk Bertenaga Traktor Tangan, yang dibimbing oleh Dr. Ir. Wawan Hermawan, MS dan Dr. Ir. Radite Praeko Agus Setiawan, MAgr. Sidang ujian tesis dipimpin oleh Dr. Ir. I Dewa Made Subrata, MAgr. dan sebagai penguji luar adalah Dr. Ir. M Solahudin, MSi. Diang, begitu nama panggilannya, kelahiran Sukabumi tanggal 15 Desember 1994 ini menjadi lulusan pertama

untuk angkatan masuk tahun 2016 Program Pascasarjan di Departemen Teknik Mesin dan Biosistem. Bila dihitung sejak mulai kuliah di IPB pada awal semester ganjil tahun 2016, maka masa studinya diperkirakan 1 tahun 8 bulan. Diang yang ahli desain mesin dan terampil dalam aplikasi Solidworks ini, juga merupakan lulusan tercepat pada waktu menyelesaikan program S1-nya di Program Studi Teknik Mesin dan Biosistem IPB, dua tahun yang lalu. Semangat, ketekunan, kesabaran dan keuletan menjadi pendorong percepatan penyelesaian tesisnya, yang telah dimulai sejak awal semester tiga tahun lalu. Tentu saja dukungan dan do’a dari kedua orang tuanya yaitu Bapak Idap Prahma Mulya dan Ibu Wahyuni, memperlancar penyelesaian studinya di Program Studi TMP ini.

Hasil dari penelitian tesisnya adalah berupa prototipe mesin penanam benih kedelai tipe vakum dan pemupuk bertenaga traktor tangan yang telah berhasil diuji kinerjanya. Mesin ini dirancang untuk empat alur tanam kedelai dalam sekali lintasan. Kebaruan dari hasil penelitiannya antara lain adalah: 1) sistem penjatah benih dan pupuk memanfaatkan putaran poros roda traktor, 2) penjatah  benih tipe vakum untuk penjatahan benih tunggal per lubang tanam, 3) tekanan hisapan pada piringan penjatah benih yang dihasilkan oleh blower penghisap yang diputar oleh motor diesel pada traktor, dan 4) penjatah pupuk menggunakan auger dengan pitch bertingkat yang dilengkapi pengarah aliran pupuk dari hopper ke ruang auger. Hasil uji menunjukkan bahwa penjatah benih mampu mendistribusikan lebih dari 97% benih tunggal (1 benih per lubang tanam) pada kecepatan putar blower di atas 5000 rpm. Kualitas penjatahan benih menunjukan klasifikasi yang sangat baik dengan nilai quality of feed index99%, miss index0.5% dan multiple index0.5%, pada kecepatan blower 6000 rpm untuk benih Anjasmoro dan 5500-6000 rpm untuk benih Agro Mulyo. Penjatah pupuk mampu mengalokasikan pupuk secara merata dan akurasi cukup tinggi (error < 8%), untuk ketiga ukuran pitch auger.  Hasil uji lapangan menunjukkan bahwa mesin telah mampu meningkatkan kapasitas kerja 2.3 kali lebih cepat dibandingkan prototipe sebelumnya.