Inovasi M-Pok (Mesin pencetak OPAK) raih Penghargaan pada event AUCFA – Kasetsart University Thailand

20160204184456

Andriyana, Diang Sagita, dan Chandra Gupta mempresentasikan inovasi pada ASEAN Universities Consortium on Food and Agro-based Engineering and Technology Education (AUCFA) di Kasetsart University, Thailand pada 5-7 Februari 2016. Sebagai pembimbing dalam inovasi ini adalah Dr. Radite Praeko Agus Setiawan yang merupakan dosen di Departemen Teknik Mesin dan Biosistem, FATETA IPB. Sebanyak 26 mahasiswa Fateta juga ikut dalam seminar dan kompetisi.

Inovasi yang di presentasikan berjudul “M-POK (and opak glutionouse Rice Molding Machine) For Small and Medium Enterprise in West Java, Indonesia“. Karya inovasi ini didanai oleh DIKTI melalui Program Kreativitas Mahasiswa (PKM) tahun 2015.

12651261_891985490919657_5164989066627967892_n

M-POK adalah mesin pencetak opak beras ketan untuk meningkatkan kapasitas produksi opak serta menghasilkan opak dengan bentuk yang variatif sebagai . M-POK dirancang berdasarkan pendekatan rancangan fungsional dan rancangan struktural. Biaya pencetakan menggunakan M-POK 43% lebih rendah dibandingkan pencetakan secara manual.

Keunggulan dari M-POK ini diantaranya adalah :

  1. Mesin pencetak opak ini dirancang sesuai karakteristik dari bahan opak, yaitu adonan dari beras ketan.
    kapasitas pencetakan adonan opak ketan dengan menggunakan M-POK dapat mewakili 4 sampai 5 orang tenaga kerja dalam setiap pencetakannya.
  2. Operator yang dibutuhkan untuk M-POK ini adalah 2 orang tenaga kerja.
  3. Hasil cetak opak mesin ini dapat memotong adonan relatif seragam dengan diameter 6 cm.
  4. Bentuk adan ukuran cetakan dapat diganti- ganti.

 

Ikut mendampingi dalam kegiatan tersebut adalah Ketua Departemen Teknik Mesin dan Biosistem (TMB) Dr. Ir. Desrial, M.Eng. Selain itu, hadir juga dalam kegiatan ini Dekan Fakultas Teknologi Pertanian (Prof. Dr. Kudang Boro Seminar), para wakil dekan FATETA, dan para ketua departemen di lingkungan FATETA (SIL, TMB, TIP, dan ITP).

ok

Departemen TMB melalui kegiatan-kegiatan pembinaan kemahasiswaan terus mendorong kegiatan-kegiatan penciptaan inovasi yang tepat guna bagi masyarakat. (SPR-red)

Leave a reply

Your email address will not be published.