S1 Teknik Mesin dan Biosistem

Profil S1 TMB

Sejalan dengan sistem departemen base yang dijalankan oleh IPB maka sejak tahun 2003, Jurusan Teknik Pertanian berubah nama menjadi Departemen Teknik Pertanian. Mandat dari Departemen TEP adalah “Mengembangkan ilmu keteknikan dan menerapkannya dalam bidang pertanian”.

Mulai tahun 1998, di dalam program sarjana (PS Teknik Pertanian) diberlakukan kurikulum dengan 4 sub program studi, yaitu: a) Teknik Mesin Pertanian, b) Teknik Biosistem, c) Teknik Sipil Pertanian, dan d) Teknik Sistem dan Informatika Pertanian. Sesuai dengan permintaan pasar kerja bidang teknik pertanian, mulai tahun 2002 dikembangkan kurikulum baru PS Teknik Pertanian yang berbasis kompetensi dan diterapkan pada mahasiswa PS Teknik Pertanian angkatan 2003 dan 2004. Pada tahun 2005, sesuai perubahan sistem kurikulum di IPB, telah disusun kurikulum Mayor Teknik Pertanian dan diberlakukan untuk mahasiswa angkatan 2005 dan setelahnya.

Pada tahun ajaran 2010-2011 Departemen Teknik Mesin dan Biosistem mulai menerima mahasiswa baru dengan mayor yang baru, yaitu Mayor Teknik Mesin dan Biosistem, sambil tetap meneruskan (phasing out) Mayor Teknik Pertanian bagi mahasiswa-mahasiswa  angkatan sebelumnya.

Status Akreditasi

Program Studi S1 TMB memperoleh akreditasi A “Sangat Baik” Dari BAN-PT dan sejak tahun 2015 mendapatkan akreditasi internasional dari JABEE (Japan Accreditation Board for Engineering Education)

Kompetensi Lulusan S1 TMB

Program Studi                  : Teknik Mesin dan Biosistem

Capaian Pembelajaran    :

  1. Memiliki iman, moral, sikap intelektual, kekuatan dan kesehatan fisik, dan etika sebagai akademisi dan insinyur
  2. Memahami karakter insinyur yang profesional sesuai dengan etika keteknikan dan norma yang berlaku di masyarakat
  3. Menguasai pengetahuan dasar mengenai dasar keteknikan melalui belajar mekanika teknik, termodinamika pindah panas, mekanika fluida, kekuatan bahan, ergonomika, dan bidang-bidang terkait; dan mampu menerapkan kemampuan tersebut dalam bidang teknik mesin dan biosistem pada pertanian tropika
  4. Menguasai pengetahuan dasar pertanian dan ilmu terkait, matematika, penerapan komputer, dan kemampuan simulasi dan kemudian menerapkannya untuk menganalisis, interpretasi, indentifikasi solusi alternativ; dan melaksanakan percobaan untuk meningkatkan kinerja sistem pertanian atau mendapatkan solusi dari permasalahan umum di bidang pertanian tropika dan biosistem
  5. Mampu menerapkan dasar-dasar teknik untuk merancang mesin, proses, dan model yang berkaitan dengan permasalahan umum di bidang pertanian tropika dan biosistem
  6. Menguasai analisis sistem dan teknoekonomi dan menerapkannya untuk evaluasi kelayakan serta mengelola sistem mesin pertanian, greenhouse, bangunan pertanian, dan pengolahan pangan dan hasil pertanian
  7. Menguasai pengetahuan dasar komputer dan kemampuan untuk menerapkannya untuk komunikasi berupa gambar, pelaporan, pengolahan, data simulasi, menggambar teknik kontrol, dan sistem informasi
  8. Mampu berkomunikasi secara efektif dalam forum ilmiah dan memiliki perhatian terhadap perkembangan ilmu dan teknologi dalam bidang teknik mesin dan biosistem
  9. Mampu berkomunikasi dalam bahasa asing terutama Bahasa Inggris dan mengerti naskah-naskah yang ditulis dalam Bahasa Inggris
  10. Mampu memecahkan persoalan dalam bidang terkait melalui kerja kelompok
  11. Mampu belajar seumur hidup secara mandiri dan memiliki karakter inovatif dan wirausaha dalam rangka berpartisipasi dalam perkembangan bidang pertanian dan biosistem

Minor                               : Mekanisasi Pertanian

Capaian pembelajaran    :

Mampu merencanakan dan menangani penggunaan alat/mesin untuk budidaya pertanian, pengolahan pangan, dan hasil pertanian

Lapangan kerja bagi lulusan Mayor S1 Teknik Mesin dan Biosistem adalah:

  1. Lapangan Pekerjaan Umum
  2. Industri pertanian atau perkebunan, sebagai manajer produksi; manajer mekanisasi; manajer bengkel; manajer kebun; dll.
  3. Industri alat dan mesin pertanian, sebagai desainer; staf litbang (R&D); sales executive; dll.
  4. Konsultan di bidang pertanian; industri pertanian atau teknologi informasi.
  5. Lembaga pendidikan dan pusat penelitian, sebagai dosen dan peneliti.
  6. Lembaga/badan/departemen pemerintah.
  7. Lembaga keuangan/bank, sebagai analis finansial.
  1. Lapangan Pekerjaan Khusus
  2. Manajer produksi atau supervisor produksi dan di perusahaan seperti di pabrik perakitan alat/mesin pertanian, pabrik pengolahan hasil pertanian dan pangan.
  3. Tenaga perancang (desainer) alat/mesin pertanian, sistem produksi/pengolahan hasil pertanian dan bangunan pertanian.
  4. System analyst atau system programmer di perusahaan.
  5. Manajer proyek pembukaan dan penyiapan lahan untuk pertanian atau transmigrasi.
  6. Tenaga perencana jaringan irigasi dan drainase, pengelolaan lahan dalam usaha tani dan perkebunan.
  7. Wirausahawan dalam bidang industri alat/mesin pertanian, industri pengolahan hasil pertanian dan pangan, usaha tani dll.
  8. Project evaluator di bank dan biro konsultan.
  9. Staf eksekutif di Departemen dan Badan Pemerintah.
  10. Peneliti di berbagai lembaga penelitian.
  11. Tenaga pengajar di perguruan tinggi atau pusat pendidikan dan latihan.
  12. Wartawan masalah pertanian dan penilai naskah buku pada penerbit.