Departemen Teknik Mesin & Biosistem Institut Pertanian Bogor http://tmb.ipb.ac.id Mencari dan Memberi yang Terbaik Fri, 20 Jul 2018 06:29:43 +0000 en-US hourly 1 https://wordpress.org/?v=4.8.7 http://tmb.ipb.ac.id/wp-content/uploads/2017/12/cropped-logo_ipb_mulai_2013-1-32x32.png Departemen Teknik Mesin & Biosistem Institut Pertanian Bogor http://tmb.ipb.ac.id 32 32 “PEKA” sebagai Upaya Peningkatan Kualitas Produk UMKM http://tmb.ipb.ac.id/2018/07/17/peka-sebagai-upaya-peningkatan-kualitas-produk-umkm/ http://tmb.ipb.ac.id/2018/07/17/peka-sebagai-upaya-peningkatan-kualitas-produk-umkm/#respond Tue, 17 Jul 2018 14:08:16 +0000 http://tmb.ipb.ac.id/?p=576 UMKM memiliki proporsi sebesar 99,99% dari total keseluruhan pelaku usaha di Indonesia atau sebanyak 56,54 juta unit UMKM. Masyarakat sebagai pelaku didalam usaha mikro, kecil, dan menengah masih dinilai kurang paham terhadap pengembangan produk UMKM terutama dalam hal pengemasan dan pelabelan produk untuk meningkatkan nilai jual produk. Selain itu, branding/pemasaran juga menjadi salah satu faktor penting yang dapat meningkatan pendapatan UMKM. Desa Cikarawang merupakan salah satu dari 10 Desa yang berada di Kecamatan Dramaga, Kabupaten Bogor yang memiliki unit UMKM yang belum berkembang. Desa Cikarawang memiliki 3 Kelompok Wanita Tani (KWT) yaitu KWT Melati, Mawar, dan Dahlia dimana lebih dari 50% anggotanya memiliki unit UMKM. Produk yang dihasilkan diantaranya adalah keripik ubi varian rasa, sari ubi ungu, keripik singkong varian rasa, keripik mocaf, brownies mocaf, nastar mocaf, rengginang, keripik pisang, dan berondong jagung varian rasa.

Permasalahan utama dalam pengembangan produk unit UMKM di Desa Cikarawang adalah terkait pengemasan dan pelabelan yang belum sesuai standar, belum adanya sertifikasi pangan serta pemasaran produk yang masih terbatas. Lima mahasiswa Fakultas Teknologi Pertanian Institut Pertanian Bogor (IPB) mengajak kelompok wanita tani (KWT) Desa Cikarawang untuk mengembangkan dan meningkatkan kualitas produk UMKM yang dihasilkan. Ke lima mahasiswa tersebut adalah Septiyani Putri Mahanani, Abdul Muis Lubis, Ramadona Fisna Wanda, Dicky Kartiwa Maulana, dan Salma Nur Adillah. Program yang dikembangkan dijuluki dengan istilah PEKA. Program PEKA lebih difokuskan untuk meningkatkan kualitas produk UMKM yang dihasilkan oleh KWT. Program lebih difokuskan pada peningkatan kualitas produk UMKM karena selama ini bisnis UMKM yang KWT jalankan belum memiliki kemasan, pelabelan, dan sertifikasi pangan yang sesuai standar. Rendahnya kualitas produk yang dihasilkan dari segi pengemasan dan pelabelan membuat konsumen tidak tertarik oleh produk yang dihasilkan. Selain itu, belum adanya sertifikasi pangan pada produk misalnya P-IRT membuat konsumen kurang percaya terhadap kualitas produk yang dihasilkan. Branding produk yang dilakukan oleh pelaku UMKM masih tergolong sangat minim, hal ini dibuktikan dengan terbatasnya area pemasaran yang hanya dilakukan di sekitar wilayah Desa Cikarawang sehingga membuat produk sulit untuk dikenal oleh masyarakat luas dan sulit untuk melakukan pemasaran dalam skala yang lebih besar. Tujuan utama dari program PEKA adalah meningkatkan kualitas produk UMKM KWT Desa Cikarawang dalam segi pengemasan dan pelabelan, pemasaran, dan branding produk.

Berdasarkan identifikasi masalah pengembangan produk di Desa Cikarawang, diperlukan serangkaian upaya untuk mengatasi permasalahan kualitas produk. Program PEKA terdiri atas beberapa tahapan pelaksanaan yaitu sosialisasi terkait pengemasan dan pelabelan sesuai standar, pemasaran dan cara mengambil foto produk, keamanan dan sanitasi pengolahan pangan dan tata cara pengajuan P-IRT. Selain itu diperlukan aksi terkait pelatihan dalam pengemasan sesuai dengan produk yang dimiliki, pembuatan label produk, dan pengambilan foto kemasan produk untuk pemasaran.

Dengan adanya sosialisasi anggota KWT akan mengetahui kekurangan dan hal-hal yang harus diperbaiki dalam meningkatkan kualitas pruduk UMKM. Setelah dilakukan pelatihan, diperlukan pihak-pihak yang dapat membantu untuk meningkatkan keberlanjutan program. Beberapa pihak yang terkait antara lain perangkat Desa Cikarawang, ketua KWT Desa Cikarawang, Dinas Koperasi dan UMKM Bogor, dan pengusaha produk makanan. Saat ini, pemasaran produk secara offline sudah mencakup wilayah bogor dan mulai bekerjasama dengan kantin Fakultas di Institut Pertanian Bogor. Sedangkan pemasaran online dilakukan melalui sosial media instagram dan facebook. Tanggapan konsumen terhadap produk yang dihasilkan memuaskan dibuktikan dengan banyaknya pemesanan produk. Hasil dari pemasaran dapat diketahui bahwa volume produksi dari setiap UMKM meningkat dari 40 buah/bulan menjadi 300 buah/bulan. Hal ini berdampak secara signifikan kepada perekonomian pelaku UMKM. Selain pemasaran, anggota KWT di Desa Cikarawang juga mengikuti kegiatan bazar/pameran produk untuk memperluas pemasaran produk dan agar produk dikenal oleh berbagai kalangan masyarakat (putri/pkmm ipb PEKA)

 

]]>
http://tmb.ipb.ac.id/2018/07/17/peka-sebagai-upaya-peningkatan-kualitas-produk-umkm/feed/ 0
SMIPY: Inovasi untuk Hadirkan Sayuran Segar dari Dapur Anda Setiap Hari http://tmb.ipb.ac.id/2018/07/15/smipy-inovasi-untuk-hadirkan-sayuran-segar-dari-dapur-anda-setiap-hari/ http://tmb.ipb.ac.id/2018/07/15/smipy-inovasi-untuk-hadirkan-sayuran-segar-dari-dapur-anda-setiap-hari/#respond Sun, 15 Jul 2018 01:07:33 +0000 http://tmb.ipb.ac.id/?p=568 Sayuran merupakan sumber serat, vitamin, dan mineral yang baik bagi tubuh dan kesehatan manusia. Sayuran telah menjadi bagian penting dari diet sehat sehingga kebutuhan akan produk sayuran terus meningkat. Tidak hanya dari sisi kuantitas, namun juga dari sisi kualitas terkait kesegaran dan juga keamanannya dari residu pestisida. Pemenuhan kebutuhan akan sayuran berkualitas ini menjadi masalah sekaligus potensi tersendiri, terlebih untuk masyarakat perkotaan dimana sumber daya lahan yang terbatas sekaligus kesibukan masyarakatnya yang tinggi. Melihat masalah ini, tiga mahasiswa Departemen Teknik Mesin dan Biosistem, Institut Pertanian Bogor (IPB) berusaha menghadirkan solusi bagi pemenuhan kebutuhan sayur bagi masyarakat perkotaan. Melalui Program Kreativitas Mahasiswa Karsa Cipta (PKM-KC), tiga mahasiwa tersebut menawarkan solusi inovatif dengan merancang suatu sistem yang disebut SMIPY, yakni Smart Mini Plant Factory berbasis internet of things (IoT) sebagai pendukung pertanian perkotaan atau urban farming.

Tim SMIPY IPB terdiri dari Mu’minah Mustaqimah, Ahmad Safrizal, dan Bung Daka Putera. Tim yang didampingi oleh Dr. Slamet Widodo, S.TP., M.Sc. ini, merancang sebuah sistem budidaya sayuran dalam lingkungan terkendali. Dalam operasinya, berbagai parameter lingkungan mikro yang penting bagi tanaman seperti nutrisi, suhu, dan intensitas cahaya senantiasa dimonitor dan dikendalikan secara otomatis. SMIPY adalah sebuah alat yang diperuntukkan untuk masyarakat perkotaan yang kekurangan lahan untuk menanam dan sibuk sehingga kekurangan waktu untuk menjaga atau merawat tanamannya. Didukung dengan teknologi internet of things (IoT), alat ini dapat terhubung ke internet yang akan memudahkan pengguna untuk memonitor dan mengontrol tanaman dari mana saja.

“Perbedaan SMIPY dengan sistem hidroponik pada umumnya adalah pertama sistem ini mengadopsi konsep plant factory dimana parameter lingkungan mikro di dalamnya dikendalikan secara otomtais sehingga budidaya sayuran bisa dilakukan kapan saja dan di mana saja tanpa tergantung lokasi dan musim; kedua sistem yang dikembangkan memungkinkan konsep rotasi tanam agar produksi bisa dilakukan secara kontinyu. Jadi pada setiap rak yang tersedia, pengaturan nutrisinya bisa diatur berbeda-beda sesuai jenis komoditas dan fase pertumbuhannya sehingga memungkinkan pengguna menanam komoditas yang berbeda atau komoditas pangan dengan sistem panen bergilir,” kata Mu’minah Mustaqimah.

Selama ini kebutuhan sayuran di daerah perkotaan  dikirim dari sentra produksi sayuran di daerah lain sehingga menimbulkan biaya tambahan untuk penanganan bahan, pengemasan, dan transportasi. Selama proses transportasi dan karena penanganan yang kurang baik mungkin akan timbul penurunan kualitas dan kerusakan produk yang berujung pada masalah sampah sebagaimana terlihat di berbagai pasar di perkotaan. Belum lagi bagi konsumen sendiri harus menghabiskan waktu dan biaya tambahan untuk memperoleh sayuran. Berbagai masalah tersebut diharapkan bisa diatasi dengan hadirnya SMIPY ini. Hal ini sejalan dengan paradigma ‘local production for local consumption’ dimana masyarakat perkotaan bisa mengkonsumsi produk sayuran yang dihasilkannya sendiri langsung dari dapurnya sendiri sehingga masalah yang timbul karena transportasi dan distribusi bisa dihilangkan.

Harapan ke depannya, alat ini juga dapat mengedukasi masyarakat khususnya generasi muda bahwa teknologi pertanian sudah cukup canggih untuk memfasilitasi orang-orang kota yang sibuk untuk bisa bertani. Selain itu juga diharapkan hadirnya SMIPY dapat merubah citra pertanian yang identik dengan cangkul dan lumpur di sawah ataupun anggapan bahwa bertani itu sulit dan tidak menjanjikan, harus dilakukan di lahan yang luas dan hanya dilakukan oleh petani di pedesaan. “Sejauh ini, masyarakat tidak banyak yang tahu bahwa dengan sentuhan teknologi pertanian bisa dilakukan dengan mudah dan simple. Kita berharap hadirnya SMIPY bisa mengubah itu” ujar Mu’minah.(*/slw)

Link Video SMIPY Lihat Disini

]]>
http://tmb.ipb.ac.id/2018/07/15/smipy-inovasi-untuk-hadirkan-sayuran-segar-dari-dapur-anda-setiap-hari/feed/ 0
Lulusan Tercepat Program Studi Teknik Mesin Pertanian dan Pangan http://tmb.ipb.ac.id/2018/04/02/lulusan-tercepat-program-studi-teknik-mesin-pertanian-dan-pangan/ http://tmb.ipb.ac.id/2018/04/02/lulusan-tercepat-program-studi-teknik-mesin-pertanian-dan-pangan/#respond Mon, 02 Apr 2018 08:59:44 +0000 http://tmb.ipb.ac.id/?p=522

Diang Sagita (NIM F151160081) telah dinyatakan lulus dalam Ujian Tesis pada hari Senin tanggal 2 April 2018. Mahasiswa Program Studi S2 Teknik Mesin Pertanian dan Pangan (TMP) Departemen Teknik Mesin dan Biosistem ini telah berhasil menyelesaikan Tesisnya dengan judul Pengembangan Unit Penanam Benih Kedelai Tipe Vakum dan Pemupuk Bertenaga Traktor Tangan, yang dibimbing oleh Dr. Ir. Wawan Hermawan, MS dan Dr. Ir. Radite Praeko Agus Setiawan, MAgr. Sidang ujian tesis dipimpin oleh Dr. Ir. I Dewa Made Subrata, MAgr. dan sebagai penguji luar adalah Dr. Ir. M Solahudin, MSi. Diang, begitu nama panggilannya, kelahiran Sukabumi tanggal 15 Desember 1994 ini menjadi lulusan pertama

untuk angkatan masuk tahun 2016 Program Pascasarjan di Departemen Teknik Mesin dan Biosistem. Bila dihitung sejak mulai kuliah di IPB pada awal semester ganjil tahun 2016, maka masa studinya diperkirakan 1 tahun 8 bulan. Diang yang ahli desain mesin dan terampil dalam aplikasi Solidworks ini, juga merupakan lulusan tercepat pada waktu menyelesaikan program S1-nya di Program Studi Teknik Mesin dan Biosistem IPB, dua tahun yang lalu. Semangat, ketekunan, kesabaran dan keuletan menjadi pendorong percepatan penyelesaian tesisnya, yang telah dimulai sejak awal semester tiga tahun lalu. Tentu saja dukungan dan do’a dari kedua orang tuanya yaitu Bapak Idap Prahma Mulya dan Ibu Wahyuni, memperlancar penyelesaian studinya di Program Studi TMP ini.

Hasil dari penelitian tesisnya adalah berupa prototipe mesin penanam benih kedelai tipe vakum dan pemupuk bertenaga traktor tangan yang telah berhasil diuji kinerjanya. Mesin ini dirancang untuk empat alur tanam kedelai dalam sekali lintasan. Kebaruan dari hasil penelitiannya antara lain adalah: 1) sistem penjatah benih dan pupuk memanfaatkan putaran poros roda traktor, 2) penjatah  benih tipe vakum untuk penjatahan benih tunggal per lubang tanam, 3) tekanan hisapan pada piringan penjatah benih yang dihasilkan oleh blower penghisap yang diputar oleh motor diesel pada traktor, dan 4) penjatah pupuk menggunakan auger dengan pitch bertingkat yang dilengkapi pengarah aliran pupuk dari hopper ke ruang auger. Hasil uji menunjukkan bahwa penjatah benih mampu mendistribusikan lebih dari 97% benih tunggal (1 benih per lubang tanam) pada kecepatan putar blower di atas 5000 rpm. Kualitas penjatahan benih menunjukan klasifikasi yang sangat baik dengan nilai quality of feed index99%, miss index0.5% dan multiple index0.5%, pada kecepatan blower 6000 rpm untuk benih Anjasmoro dan 5500-6000 rpm untuk benih Agro Mulyo. Penjatah pupuk mampu mengalokasikan pupuk secara merata dan akurasi cukup tinggi (error < 8%), untuk ketiga ukuran pitch auger.  Hasil uji lapangan menunjukkan bahwa mesin telah mampu meningkatkan kapasitas kerja 2.3 kali lebih cepat dibandingkan prototipe sebelumnya.

]]>
http://tmb.ipb.ac.id/2018/04/02/lulusan-tercepat-program-studi-teknik-mesin-pertanian-dan-pangan/feed/ 0
Lulusan Tercepat Fakultas Teknologi Pertanian http://tmb.ipb.ac.id/2018/03/26/lulusan-tercepat-fakultas-teknologi-pertanian/ http://tmb.ipb.ac.id/2018/03/26/lulusan-tercepat-fakultas-teknologi-pertanian/#respond Mon, 26 Mar 2018 04:56:10 +0000 http://tmb.ipb.ac.id/?p=503

Sulisna Cahya Lestari (NIM F14140053) telah dinyatakan lulus dalam Ujian Sarjana pada hari Senin tanggal 26 Maret 2018. Mahasiswa Departemen Teknik Mesin dan Biosistem ini telah berhasil menyelesaikan penelitian tugas akhirnya dengan judul Desain Sistem Penggandengan Trailer Tipe Pivot untuk Traktor Roda Dua, yang dibimbing oleh Dr. Ir. Wawan Hermawan, MS. Sebagai penguji luar adalah Dr. Ir. Radite Praeko Agus Setiawan, MAgr. dan Dr. Ir. I Wayan Astika, MS. Gadis kelahiran Kota Bogor tanggal 5 September 1996 ini menjadi lulusan pertama untuk angkatan 51 di Departemen Teknik Mesin dan Biosistem, dan juga lulusan pertama untuk Fakultas Teknologi Pertanian. Bila dihitung sejak mulai kuliah di IPB pada awal semester ganjil tahun 2014 , maka masa studinya diperkirakan 3 tahun 7 bulan. Semangat, ketekunan dan keuletan menjadi pendorong percepatan penyelesaian tugas akhirnya, yang telah dimulai sejak semester tujuh tahun lalu. Tentu saja dukungan dan do’a dari kedua orang tuanya yaitu Bapak Sutisna dan Ibu Indarti, memperlancar penyelesaian studinya di Program Studi Teknik Mesin dan Biosistem ini.

Hasil dari penelitian tugas akhirnya adalah berupa prototipe sistem penggandengan traktor roda dua dan trailer yang menggunakan sistem pivot dilengkapi roda bantu berbegas. Dengan model baru ini, pada saat membelok tempat duduk operator mengikuti arah gerakan dari traktor tangan, yang pada model konvensional operator harus sulit menjangkau stang kemudi dan bahkan harus turun saat membelok. Dalam merancang sistem penggandengan yang baru ini, Sulisna menggunakan metode pengambilan keputusan untuk memilih konsep desain terbaik, menggunakan analisis kinematika dan dinamika untuk menguji kesetimbangan sistem, menggunakan perangkat lunak Solid Works untuk penggambaran model dan juga analisis kekuatan struktur sistem penggandengannya. Protipe sistem penggandengan ini telah diuji dan terbukti meningkatkan kenyamanan dan keselamatan pengoperasian penggandengan trailer untuk transportasi di jalan maupun di lahan, dalam kondisi membelok, melintas gundukukan maupun lintasan berlubang.

Sulis, demikian panggilan akrabnya, adalah lulusan SMA Negeri 4 Bogor  dan diterima di Institut Pertanian Bogor melalui jalur SNMPTN Undangan. Selama perkuliahan, dia aktif dalam kepanitiaan dan organisasi seperti menjadi ketua pelaksana RAT Koperasi Mahasiswa IPB tahun 2014, divisi kominfo di Koperasi Mahasiswa IPB (2014-2016), dan koordinator perempuan di Rohis Derpartemen TMB (2017-2018).  Dalam bidang desain, tidak diragukan lagi kemampuannya. Pengalamannya cukup banyak, antara lain sebagai anggota di Electro-Robotic Club (ERC) (2016-2018), divisi edukasi dan bendahara di Engineering Design Club (EDC) (2016-2018), sebagai mentor pada kegiatan Pelatihan Autocad (2016-2017),  dan asisten praktikum mata kuliah Gambar Teknik tahun 2017-2018.       Selama perkuliahan, dia juga mengikuti kegiatan lomba-lomba di tingkat nasional dan internasional seperti penerima hibah Program Kreativitas Mahasiswa (PKM) tahun 2016, dan menjadi delegasi pada International Student Conference on Environment and Sustainability (ISCES) tahun 2017 di Sanghai, China. Semoga prestasi yang membanggakan ini menjadi motivasi untuk mahasiswa lainnya, yang sedang menuntaskan studi di IPB (WHW).

]]>
http://tmb.ipb.ac.id/2018/03/26/lulusan-tercepat-fakultas-teknologi-pertanian/feed/ 0
Apresiasi Prestasi Mahasiswa dan Dosen TMB Semester Ganjil 2017/2018 http://tmb.ipb.ac.id/2018/03/09/apresiasi-prestasi-mahasiswa-dan-dosen-tmb-semester-ganjil-20172018/ http://tmb.ipb.ac.id/2018/03/09/apresiasi-prestasi-mahasiswa-dan-dosen-tmb-semester-ganjil-20172018/#respond Fri, 09 Mar 2018 09:35:20 +0000 http://tmb.ipb.ac.id/?p=458 Dalam rangka memberikan apresiasi dan mendorong seluruh elemen civitas akademika untuk terus bersemangat mengukir prestasi dan memberikan kontribusi terbaiknya, pada Kamis (08/03/2018) digelar acara Penyerahan Penghargaan atas Capaian Prestasi Akademik Semester Ganjil 2017/2018 bagi mahasiswa dan dosen Departemen Teknik Mesin dan Biosistem (TMB). Acara ini dilaksanakan di Balairung Abdul Muis Nasution (AMN), FATETA-IPB. Acara yang dikemas sederhana ini berjalan dengan meriah dan dihadiri oleh mahasiswa TMB angkatan 51 (tahun 2014) hingga angkatan 53 (tahun 2016) serta para dosen dan tenaga kependidikan TMB.

Dalam sambutannya pada pembukaan acara, Ketua Departemen TMB, Prof. Dr. Ir. Sutrisno, M.Agr. menyampaikan bahwa acara ini agak tertunda dari jadwal yang seharusnya yaitu pada awal semester ganjil yang lalu. Hal ini dikarenakan adanya berbagai agenda departemen seperti re-akreditasi program studi sarjana Teknik Pertanian dan Biosistem, Persiapan Sertifikasi ISO 9001:2015, serta beberapa kegiatan lain. Beliau menambahkan bahwa terlepas dari penundaan acara ini, Departemen TMB senantiasa berkomitmen untuk mendorong seluruh civitas akademika-nya untuk terus berprestasi baik dalam hal akademik maupun non akademik.

Para penerima penghargaan yang disampaikan dalam acara ini yaitu, Affan Afrizal Gani (Mahasiswa Angkatan 2016 dengan IPK tertinggi yaitu  3.92),   Gilang Ananda Putra dan Hari Agung Pratama (Mahasiswa Angkatan 2015 dengan IPK tertinggi yaitu  3.82), (Mahasiswa Angkatan 2014 dengan IPK tertinggi yaitu  3.93), Saprudin dan Hari Wisesa (Mahasiswa dengan peningkatan IPK tertinggi), dan Maulana Syafiq (Mahasiswa Berprestasi Departemen TMB). Selain prestasi yang diraih para mahasiswa Departemen TMB juga memberikan penghargaan kepada personal dosen dan juga tim pengajar mata kuliah yang berhasil memperoleh nilai tertinggi berdasarkan Evaluasi Pelaksanaan Belajar Mengajar (EPBM) yang diberikan mahasiswa secara online. Pada semester ganjil 2017/2018 ini penghargaan diberikan kepada Dr. Ir. Mohamad Solahudin, M.Si. (dosen dengan nilai EPBM tertinggi) dan tim pengajar mata kuliah Pemrograman Teknik (mata kuliah dengan nilai EPBM tertinggi). Acara semacam ini telah dan akan terus dilakukan untuk mendorong seluruh civitas akademika untuk terus berkarya sebagaimana motto IPB, “Mencari dan Memberi yang Terbaik”. [/slw]

]]>
http://tmb.ipb.ac.id/2018/03/09/apresiasi-prestasi-mahasiswa-dan-dosen-tmb-semester-ganjil-20172018/feed/ 0
Hokkaido University Scholarship 2018 http://tmb.ipb.ac.id/2018/01/02/hokkaido-university-scholarship-2018/ http://tmb.ipb.ac.id/2018/01/02/hokkaido-university-scholarship-2018/#respond Tue, 02 Jan 2018 07:17:41 +0000 http://tmb.ipb.ac.id/?p=319 In the years 2012 and 2013, around 48% of Hokkaido University’s international students were receiving some form of scholarship regardless of whether they secured this funding prior to enrollment or after they started studying. Several competitive scholarships of differing amounts are available for students wishing to study at Hokkaido University. Please see the sections below for the scholarships you can apply for prior to leaving your home country. The Ministry of Education, Culture, Sports, Science and Technology (MEXT), or “Monbukagakusho”, offers scholarships you can apply for before arriving in Japan. There are a couple ways to secure a MEXT scholarship. Please see the information below:

  • Receive a recommendation from the Japanese Embassy or Consular Office in your country. To receive a recommendation, you need to pass a primary screening process conducted by the embassy in cooperation with your country’s government. For more details, inquire at your local Japanese Embassy or Consular Office.
  • Students coming to Hokkaido University can also apply through our university. Graduate-level students (research students) are eligible to receive a university recommendation to apply for this scholarship. An application can be made through your prospective advisor. Undergraduate Students are not eligible to apply. Click here for more information
]]>
http://tmb.ipb.ac.id/2018/01/02/hokkaido-university-scholarship-2018/feed/ 0
Hokkaido University Liaison Office in Indonesia http://tmb.ipb.ac.id/2018/01/02/hokkaido-university-liaison-office-in-indonesia/ http://tmb.ipb.ac.id/2018/01/02/hokkaido-university-liaison-office-in-indonesia/#respond Tue, 02 Jan 2018 06:47:19 +0000 http://tmb.ipb.ac.id/?p=305 Ingin lanjut studi di Jepang? ⛩

Ingin tahu kesempatan dan peluang riset di negeri sakura?‍‍

Atau ingin membuka wawasan mengenai kerjasama pendidikan dan riset Indonesia dengan salah satu kampus bergengsi di Jepang?

Ini kesempatannya!

Buka wawasan Anda dengan menghadiri Hokkaido University Liaison Office in Indonesia Studium Generale yang akan dilaksanakan pada:

: Selasa, 23 Januari 2018
: 13.00-16.00 WIB
: Auditorium Andi Hakim Nasution, Institut Pertanian Bogor

Studium generale ini akan memperkenalkan Hokkaido University, membahas tentang kesempatan belajar maupun riset di Hokkaido University, dengan narasumber terpercaya yang datang langsung dari Hokkaido University.

Kegiatan ini terbuka untuk umum, namun pastikan diri Anda terdaftar dengan melakukan registrasi pada:

bit.ly/openingLOhokudai

Pendaftaran terbatas. First come first serve.

Salam hangat,
Liaison Office Hokkaido University in Indonesia
———————
Sumber : instagram: @hokudai_lo_id

]]>
http://tmb.ipb.ac.id/2018/01/02/hokkaido-university-liaison-office-in-indonesia/feed/ 0
Materi Kuliah Perbengkelan (Pertemuan 12 & 13) http://tmb.ipb.ac.id/2018/01/02/materi-kuliah-perbengkelan-pertemuan-12-13/ http://tmb.ipb.ac.id/2018/01/02/materi-kuliah-perbengkelan-pertemuan-12-13/#respond Tue, 02 Jan 2018 06:30:04 +0000 http://tmb.ipb.ac.id/?p=301 Berikut kami sampaikan Materi Kuliah Perbengkelan Dr. Sam Herodian dengan topik Pengerjaan Logam Lembaran, Penempaan dan Pengecoran :

UAS Mata Kuliah Perbengkelan akan dilaksanakan pada Hari Kamis, 4 Januari 2018 Pukul 08.00 – 10.00, Mohon dapat membawa penggaris dan busur masing-masing. Terimakasih.

]]>
http://tmb.ipb.ac.id/2018/01/02/materi-kuliah-perbengkelan-pertemuan-12-13/feed/ 0
Presentasi dan Demo Tugas Akhir Rancangan Alat dan Mesin Pertanian http://tmb.ipb.ac.id/2017/12/31/presentasi-dan-demo-tugas-akhir-rancangan-alat-dan-mesin-pertanian/ http://tmb.ipb.ac.id/2017/12/31/presentasi-dan-demo-tugas-akhir-rancangan-alat-dan-mesin-pertanian/#respond Sun, 31 Dec 2017 09:47:28 +0000 http://tmb.ipb.ac.id/?p=264 Presentasi dan Demo Tugas Akhir Rancangan Alat dan Mesin Pertanian akan dilaksanakan pada Hari Jumat, Tanggal 12 Januari 2018 Pukul 07.00 WIB Bertempat di Lab Siswadi (Leuwikopo). Diharapkan kepada semua kelompok Mahasiswa (semester 7) untuk mempersiapkan dengan baik. Rancangan Alat dan Mesin Pertanian merupakan mata kuliah yang meliputi filosofi dan tahapan-tahapan proses rancangan, penggunaan CAD dalam perancangan, pengetahuan sifat bahan dan penunjang analisis lainnya, dan kasus-kasus implementasi rancang bangun serta evaluasi unjuk kerja. Setelah menyelesaikan mata kuliah ini, mahasiswa mampu menerapkan pengetahuan dan kecakapan teknik untuk merancang alat dan mesin pertanian.

]]>
http://tmb.ipb.ac.id/2017/12/31/presentasi-dan-demo-tugas-akhir-rancangan-alat-dan-mesin-pertanian/feed/ 0
Tersedia Beasiswa VAN DEVENTER – MAAS STICHTING (VDMS) Tahun 2018/2019 http://tmb.ipb.ac.id/2017/12/31/tersedia-beasiswa-van-deventer-maas-stichting-vdms-tahun-20182019/ http://tmb.ipb.ac.id/2017/12/31/tersedia-beasiswa-van-deventer-maas-stichting-vdms-tahun-20182019/#respond Sun, 31 Dec 2017 09:23:06 +0000 http://tmb.ipb.ac.id/?p=254 Van Deventer – Maas Stichting (VDMS) akan membuka kembali pendaftaran permohonan beasiswa Tahun Ajaran 2018/2019 secara online melalui website Early Registration System (ERS) www.ers.vdms-scholarship.org dimluai pada tanggal 10 Februari s.d 10 Maret 2018. Untuk mahasiswa :

  • D3 (Diploma) min semester 3
  • S1 Regular min semester 3
  • IPK terakhir minimal 3.00

Jika sudah lolos tahap 2 (dua) pada sistem VMDS maka berkas di kumpulkan ke loket beasiswa Ditmawa kampus IPB Darmaga, semua berkas persyaratan dikumpulkan di Loket Beasiswa, Direktorat Kemahasiswaan IPB, Gedung Andi Hakim Nasoetion Lt. 1 Kampus IPB Dramaga.Batas pengumpulan berkas 12 Maret 2018 Pukul 15.00 WIB. Persiapkan semua persyaratan dan berkas selagi masih banyak waktu.

Informasi Lebih Lanjut : http://vandeventermaas.org/ers/

]]>
http://tmb.ipb.ac.id/2017/12/31/tersedia-beasiswa-van-deventer-maas-stichting-vdms-tahun-20182019/feed/ 0