Bob Andri, mahasiswa TMB ikuti Yanmar Agri-Internship Program di Jepang

yanmar

Bob Andri yang merupakan mahasiswa Teknik Mesin dan Biosistem semester akhir mengikuti YANMAR AGRI-INTERNSHIP PROGRAM di Jepang. Program ini adalah program pelatihan yang adakan oleh Yanmar Agriculture Research Center yang bekerja sama dengan YARI-IPB dan YARI-Vietnam.Kegiatan dilaksanakan 28 Juni s.d. 28 Juli 2016. Program ini bertujuan untuk memberikan mahasiswa pengalaman tentang perkembangan teknologi pertanian dan mekanisasi pertanian di Jepang. Biaya penerbangan pulang dan pergi, Penginapan dan Akomodasi ditanggung oleh YANMAR. Selain itu siswa internship juga menerima uang saku dari YANMAR, fasilitas penunjang seperti seragam kerja, sepatu safety, security card, camera, handphone, wifi portable, buku penunjang aktivitas belajar, ruang kuliah, ruang beribadah (moslem), pembimbing (brother) dan tiket liburan ke Kyoto.

Ketika sudah diumumkan lolos seleksi sebagai siswa internship persiapan yang dilakukan seperti mengurus dokument (Pasport, ticket, surat keterangan masih berstatus mahasiswa aktif dan Visa), mempersiapkan alat-alat kerja (pulpen, pinsil, laptop, smartphone), catat tanggal-tanggal pennting (jadwal keberangkatan, agenda selama internship dll), seragam formal (Welcome party dan Farewell party), persiapkan diri (kesehatan, mental dan kejiwaan), bawa obat-obatan pribadi dan perlengkapan sholat(beribadah). pastikan hadir tepat waktu ketika ada pertemuan dan arahan dari YARI-IPB dan pastikan tidak ada satupun informasi yang terlewatkan karena semua informasi disampaikan dalam bahasa inggris. Pastikan semua dokument yang dibutuhkan YARI-IPB dilengkapin sebelum keberangkatan (Pas foto, fotocopy pasport, ticket, dan Visa), searching kondisi terkini di Jepang seperti cuaca, musim dan festival  dan beberapa tempat wisata hal ini akan membantu kamu untuk mempersiapkan barang bawaan yang mesti dibawa, dan pastikan hadir tepat waktu dibandara.

Program ini adalah program kerjasama antara YARI dan YANMAR AGRI RESEARCH CENTER. Tujuan program ini adalah memberikan siswa pelatihan kesempatan, pengalaman dan serta ilmu pengetahuan tentang teknologi pertanian, mekanisasi pertaninan dan budaya pertanian di Jepang. Sebelum melaksanakan program internship di Jepang, siswa pelatihan akan mendapatkan pengarahan dari YARI dan melaksanakan program pre-internship sebagai bekal sebelum berangkat ke Jepang. Tujuan pre-internship adalah untuk mengetahui masalah-masalah pertanian di Indonesia, yang untuk kemudian didiskusikan dan dicari solusinya melalui tugas akhir setelah semua materi selesai diberikan.

bob

Setelah menyelesaikan program pre-internship selama dua hari dengan Dr. Desrial dan Mr. Daisuke Miyamito, saya berangkat Jepang untuk melaksanakan internship program bersama-sama dengan Ms. Hong rekan saya dari Vietnam dan Dr. Truc dari YARI-V. Selama satu bulan Mr. Yoshimine dan Mr. Matsuda akan membimbing kita, memberikan arahan, dan jadwal agenda. Materi yang diberikan sangat kompleks dan dibagi menjadi 3 materi yaitu : Agronomi (pembibitan hingga pemanenan, teknologi-teknologi yang digunakan dalam agronomi), agriculture machinery and farm power (Enginer diesel mulai dari yang paling kecil 3 kW hingga yang paling besar 3500 kW, tractor, transplanter, combine harvester dan teknologi terbaru yang di adaptasi oleh-oleh mesin-mesin pertaninan, Smart Farming, Precision Farming, Field robotic, SmartAssist, ICT), Japanese and Yanmar working style.

Materi selama jadi mahasiswa internship YANMAR disampaikan dalam bahasa inggris dan disampaikan oleh orang-orang terbaik YANMAR (Profesor, Doctor, Senior Engineer, Director, Project Manager dan Peneliti-peneliti Yanmar). Lumayan kan bisa kenal dengan orang-orang hebat dan profesional, dan selama kamu menjadi mahasiswa kamu memiliki seorang partner dari negara lain, tapi tenang partner kamu bukan berarti saingan kamu dan kalian tidak harus berkompetisi, partner disini gunanya untuk saling membantu sebagai rekan kerja, seperti membuat laporan, presentasi, maupun tugas praktek lapangan, kadang-kadang juga berfungsi untuk bangunin kamu dipagi hari, mengingatkan tugas-tugas, agenda, jadwal, teman curhat dan teman bermain ungkap Bob saat diwawancara.

Selama program siswa pelatihan diberikan seragam kerja, safety shoes, security card, name tag, topi, handphone, camera, wifii portable, dan penginapan untuk mendukung segala aktifitas selama menjadi siswa internship. Siswa pelatihan juga diwajibkan datang dipagi hari pukul 07.30 tergantung materi dan kondisi dilapangan, wajib menghadiri segala perkuliahan dan praktikum yang akan diberikan oleh dosen-dosen yang berbeda setiap harinya, membuat laporan harian dan mengirimkan nya pada pukul 6-9 malam, presentasi seminggu sekali dengan Yanmar dan YARI, dan melakukan project tugas akhir. Siswa pelatihan juga diwajibkan menjaga seluruh informasi rahasia yang didapatkan dari perushaan yang bersifat confidential.

Mahasiswa pelatihan mempunyai waktu sabtu-minggu  untuk berlibur keliling Jepang bersama pembimbing lapangan. Pada waktu ini siswa pelatihan akan diajak ke tempat-tempat menarik di Jepang, membeli oleh-oleh buat keluarga dan teman, berfoto dan upload di medsos. Pada program ini siswa pada umumnya punya ikatan kekeluargaan yang erat dengan para pengajar, pembimbing,  para staff Yanmar, YARI-V dan YARI-IPB.

Selain itu hal yang menarik dari program ini adalah mecari informasi penting yang bersifat pribadi. Umumnya para staff dan pengajar pada program ini lulusan dan Profesor dari universitas ternama di Jepang. So kalian bisa dengan gampang membangun komunikasi jika ingin melanjutkan sekolah di salah satu universitas di Jepang, Yanmar pada umumnya juga memberikan beasiswa pada siswa yg lulus dari intership program jika siswa lulusan nya diterima di universitas di Jepang, tidak hanya itu peluang untuk bekerja diperusahaan ini juga sangat terbuka lebar. Bob mengungkapkan bahwa program ini tidak hanya memberikan bekal ilmu pengetahuan, pengalaman dan kesempatan saja yang didapatkan tapi juga kemampuan soft skill seperti cross-culture relationship experience, kemampuan kerja sama, kemampuan berbahasa asing,  dan kemampuan dalam melakukan presentasi (red-SPR).

Leave a reply

Your email address will not be published.