Mahasiswa teknik mesin dan biosistem kembali ukir prestasi di UB Malang

oke

Tiga mahasiswa IPB yang terdiri dari Hendi Okta Kurniawan  (TMB), Khoirul Umam TMB dan Asep Saepuloh (FAPET) ukir prestasi pada lomba Inovation animal science competition di Universitas Brawijaya (UB) Malang. Tim IPB memperoleh  juara 1 Paper dan juara 2 protoype dan poster di UB Malang.

Lomba ini adalah lomba inovasi khusus bidang peternakan tingkat nasional dan satu satunya pada tahun 2016. dengan tema Implementasi Ilmu Pengetahuan dan Teknologi untuk Memajukan Peternakan Rakyat di Indonesia. Katagori lomba tingkat nasional dengan 3 tema besar yaitu: Bidang teknologi untuk memajukan peternakan rakyat, ekonomi kreatif hasil peternakan dan kesehatan hewan.  Tim IPB mengikuti bidang teknologi

Pelaksanaan IASC yang ke 3 ini dilaksanakan mulai tanggal 20-22 Mei 2016. Diikuti oleh Mahasiswa dan Siswa. 2 Tim dari IPB, 2 Tim dari Undip, 1 Tim dari Unhas, 1 Tim dari Unair, 1 Tim dari UTM (Trunojoyo Madura), 1 Tim dari Unesa dan 1 Tim dari UB.

index

Karya yang dibawa oleh tim IPB adalah Ecofleece, mesin pengurai serat bulu domba sebagai added value limbah peternakan serta meningkatkan kualitas bulu domba. Saat ditanya, bagaimana tim ini bisa jd pemenang umam mengungkapkan bahwa “kekuatan kami adalah pada prototipe yang memiliki kekuatan dan daya tarik bagi para juri”. Topik ini sangat menarik bagi para juri karena sangat bermanfaat bagi peternak domba.

Pelaksanaan lomba dilakukan dengan mepresentasikan karya di depan para juri. Presentasi dilakukan secara acak sehingga menuntut persiapan mental yang baik. Bersyukur tim IPB dapat menjelaskan nilai tambah (added value) dengan hadirnya mesin pengurai serat bulu domba sehingga mendapatkan apresiasi yang baik dari para juri. Kelebihan mesin ini adalah rendemen yang dihasilkan adalah 70 s.d. 80% sementara jika dilakukan secara manual rendeman sebesar 30 s.d. 35 %. Harga bulu domba yang belum diurai adalah Rp 30-40ribu/kg sedangkan harga bulu domba yang sudah di uraikan mencapai Rp. 120 ribu/kg. Sehingga ini penting dilakukan pada peternak skala menengah untuk meningkatkan pendapatanya.

Leave a reply

Your email address will not be published.